Oleh Herman
Selasa (16/10/12), Sebuah pesawat jenis capung
kecelakaan dan jatuh di Jalan Amal, Komplek Perumahan Pandau Permai, Siak Hulu,
Kabupaten Kampar.
|
Selasa, 16 Oktober 2012
Pesawat Hawk 200 dan Kekerasan Wartawan di Riau
Selasa, 07 Agustus 2012
Manggalo Sakai
| Manggalo, Makanan ciri khas Suku Sakai terbuat dari ubi racun |
Oleh Herman
DARI simpang Intan, Muara Basung Duri, Kabupaten Bengkalis. Lewati jalanan masih ditimbun kerikil dan tanah merah.
Pantai Lovina dan Toleransi
| Tampak depan Novel Rumah di Seribu Ombak |
Oleh Herman
NOVEL Rumah Di Seribu Ombak bercerita soal persahabatan Samihi, seorang anak Muslim yang tinggal di Desa Kalidukuh, Singaraja, Bali, dengan Wayan Manik, sapaan akrabnya Yanik. Persahabatan keduanya dimulai ketika Yanik menolong Samihi dari keroyokan berandal Desa Temukus. Mereka coba mencuri sepeda Samihi.
Selasa, 05 Juni 2012
Singapura Dari Masa ke Masa
BUKU Singapura Tempo Doeloe: 1819-1942 merupakan salah
satu seri Tempo Doeloe berbagai daerah di Indonesia dan Asia Tenggara.
Buku terbitan Komunitas Bambu ini bertujuan menghadirkan kronik tak
hanya bersifat nostalgia, tapi juga bernilai sejarah tinggi. Singapura
bukan bagian dari Indonesia, tapi keduanya berada di wilayah laut yang
sama, Samudera Hindia. Secara kultural Singapura dan Indonesia sama-sama
memiliki akar budaya Melayu. Selain itu, pengaruh penduduk Tionghoa di
Singapura tertanam kuat seperti halnya di Indonesia. Jadi dalam beberapa
aspek ketika melihat Singapura kita tak ubahnya melihat bayangan di
cermin.
Oleh Herman
Sejak dijadikan pos dagang Inggris oleh Raffles, Singapura telah menarik banyak pelancong. Singgah mereka terbayar dengan berbagai pengalaman dan pemandangan yang mengesankan. Kesan dan pengalaman para pelacong ke Singapura ini dituangkan dalam surat atau buku perjalanan. John Bastin telah memilah tulisan yang menggambarkan Singapura pada periode yang berbeda-beda, sejak kedatangan Raffles pada 1819 sampai Perang Dunia II ketika Jepang berhasil menakhlukkan tentara Inggris beserta pangkalan militernya pada 1942 di Singapura.
Soe Hok Gie, Sekali Lagi…
Oleh Herman

Judul: SOE HOK GIE, Sekali Lagi
MENGHIDUPKAN kembali sosok Soe Hok Gie. Penerbitan ini diwarnai maksud mengangkat
sosok teladan. Di tengah krisis keadilan, hilangnya rasa malu,
gencarnya semangat menggugat hukum saat ini, sosok Gie pantas
ditampilkan. Begitu diungkapkan Jakob Oetama, Pemimpin Harian Kompas.
Judul: SOE HOK GIE, Sekali Lagi
Penulis: Rudy Badil, Luki Sutrisno Bekti, Nessy Luntungan R
Tahun terbit: 2010
Penerbit: KPG
Tebal: XL + 512 hal
Kelebihannya? Gie pemikir, juga aktivis, man in the
action. Gelisah dan terus menggugat.
Gie seorang demonstran angkatan
66, arsitek long march mahasiswa dari Rawa-mangun ke Salemba menuntut
harga bensin turun. Dia jarang pulang ke rumah di Kebon Jeruk. Hampir
seluruh waktunya di kampus atau di jalan. Selain mengikuti kuliah, ia
juga merencanakan, mengorganisasi demonstrasi, dan menghimpun kekuatan.
Cara Tauffani
Oleh Herman
TAUFANNI AYUNDA MAGHFIRAH.
Ia kelahiran 29 November 1988 di Payakumbuh, Suma-tera Barat. Juni 2011
lalu, ia terpilih jadi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Universitas
Riau 2011.
Kegiatan ini ditaja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
Universitas Riau (UR). Ikuti Mawapres, kata Fanni, mengasyikkan. “Bisa
jalin rasa kekeluargaan se Universitas Riau.” Fanni juga katakan, antar
sesama Mawapres akan selenggarakan be-berapa program. “Kami sudah bentuk
Mawapres Community.”
Selasa, 15 Mei 2012
Suluk Syekh Ibrahim
Bagaimana Syekh Ibrahim Membawa Suluk di Kabupaten Rokan Hulu.
Oleh Herman
ADZAN magrib sore Senin pada Januari lalu, selesai berkumandang di surau Suluk Syekh Ibrahim. Letaknya, di Dusun Ngarai Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah, Rokan Hulu (Rohul), Riau. Jemaah dengan jubah putih mulai luruskan shaf petanda sholat di mulai. Selesai sholat dilanjutkan baca yasin bersama.
Ukiran rumah Rantau Bais tak lepas dari kreasi orang Cina. Jauh sebelumnya Tambusai pernah di Rantau Bais
Oleh Herman
.
DARI PEKANBARU lewati Jalan Lintas Sumatera UtaraRiau sekitar tiga jam, kami tiba di kota Duri.Tujuan kami ke Desa Rantau Bais, Rokan Hilir. Letaknya sebelum Jalan Ujung Tanjung, Bagan Siapi-api, Rokan Hilir.
Langganan:
Postingan (Atom)